Sabtu, 03 Oktober 2015

Berbagi Kue dari Pasar Aplikasi, Melihat Pasar Aflikasi Indonesia



Berbagi Kue dari Pasar Aplikasi
Oleh Didit Putra Erlangga Rahardjo
                
Mayoritas pengguna ponsel dengan sistem operasi Android di Indonesia akan menemukan Play Store begitu mengoperasikan gawai mereka untuk pertama kali. Sebagai pasar aplikasi, di tempat itu pengguna bisa mencari perangkat lunak untuk dipasang sehingga ponsel tersebut memiliki fitur atau kemampuan yang mendukung aktivitas sehari-hari.Beragam pasar aplikasi tersedia untuk dimanfaatkan pengguna telepon seluler pintar demi mendapatkan aplikasi yang bisa dipasang di perangkat mereka, Kamis (17/9). Untuk sistem operasi Android saja, saat ini Play Store memiliki 1,6 juta aplikasi yang bisa diunduh secara gratis ataupun berbayar.
Suka menghabiskan waktu dengan terhubung ke jejaring sosial tinggal mencari aplikasi semacam Facebook, Twitter, Path, atau Sebangsa. Mereka yang gemar memanfaatkan kamera ponsel bisa memilih berbagai opsi, seperti Instagram, Flickr, Vine, Snapseed, atau Camera FV-5. Play Store menawarkan pilihan aplikasi bagi pengguna untuk diunduh, sebagian dengan skema gratis dan selebihnya berbayar.
Lazada Indonesia
Layanan riset Statista menyebut bahwa jumlah aplikasi yang diunggah oleh para pengembang ke pasar aplikasi ini mencapai 1,6 juta buah pada bulan Juli. Angka tersebut menempatkan Play Store sebagai pasar aplikasi paling banyak dibandingkan sistem operasi lain, seperti App Store untuk iOS sebanyak 1,5 juta buah atau Amazon Appstore sebanyak 400.000 buah.Dari angka dan pertumbuhan tiap semester bisa dibayangkan betapa ramainya aplikasi baru yang hadir di katalog produk Play Store setiap hari. Hal tersebut justru memunculkan masalah baru bagi pengguna, yakni mengetahui aplikasi mana yang paling sesuai dengannya mengingat dia harus memperhatikan daya tampung perangkatnya.
Masalah yang sama juga dihadapi oleh pengembang aplikasi yang ingin produk mereka banyak dipasang. Katalog yang bertambah tiap hari bisa membuat karya mereka terkubur dengan cepat, kecuali mau mengeluarkan uang untuk memasang iklan sehingga aplikasi ditampilkan di halaman depan agar mudah ditemukan pengguna. Umumnya metode itu paling manjur mengingat pengguna kian tidak punya waktu untuk berburu sendiri.
Masalah berikutnya adalah mekanisme pembayaran di Play Store yang sebelumnya hanya bermodalkan kartu kredit baik untuk membeli aplikasi maupun transaksi di dalamnya (in app purchase). Jumlah pengguna kartu kredit di Indonesia hanya 3-4 persen dari total populasi atau sekitar 16 juta nasabah. Jumlah ini kontras dengan jumlah pengguna ponsel pintar yang mengakses internet dari gawai mereka, yang menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia sebanyak 85 persen dari pengguna internet atau 74,8 juta orang.Masalah pembayaran sedikit terpecahkan karena kerja sama Google dengan operator telekomunikasi dengan memotong pulsa. Artinya, pengguna bisa memilih untuk bertransaksi dengan pulsa untuk membeli aplikasi atau barang-barang virtual di dalamnya.
Pasar local. Dominasi Google tidak menghentikan pemain lain untuk ikut terjun di bisnis pasar aplikasi. Muncul sejumlah pemain yang menjual konten lokal untuk pengguna, misalnya Yandex Store yang digunakan di Rusia dan beberapa negara, seperti Ukraina, Kazakhstan, dan Turki. Dengan koleksi sekitar 120.000 aplikasi pada tahun 2014, mereka bekerja sama dengan merek ponsel untuk dipasang sebelum diedarkan ke tangan konsumen.Layanan riset Statista menyebut bahwa jumlah aplikasi yang diunggah oleh para pengembang ke pasar aplikasi ini mencapai 1,6 juta buah pada bulan Juli. Angka tersebut menempatkan Play Store sebagai pasar aplikasi paling banyak dibandingkan sistem operasi lain, seperti App Store untuk iOS sebanyak 1,5 juta buah atau Amazon Appstore sebanyak 400.000 buah.
Pengguna di Tiongkok hanya bisa menggunakan pasar aplikasi lain di luar Play Store. Google menghentikan layanan di sana sehingga aplikasi mereka, seperti peta, surat elektronik, dan panduan kesehatan, tidak bisa dipergunakan. Para pelaku lain meramaikan pasar aplikasi, seperti Tencent, Baidu, dan Xiaomi dengan konten lokal mereka.Salah satunya, Baidu makin serius menggarap pasar di luar Tiongkok dan Indonesia termasuk di dalam rencana mereka. Ditemui di sela-sela acara Konferensi Permainan Mobile Indonesia-Tiongkok beberapa waktu lalu, Bo Jianlei, Direktur Baidu Indonesia, menuturkan bahwa mereka memiliki katalog berisi 500.000 aplikasi untuk membantu pengembang dalam negeri memasarkan karya mereka. Salah satu hal yang disebut, aplikasi mereka akan lebih mudah ditemukan ketimbang diunggah ke Play Store.
Baidu, kata Jianlei, bakal berfungsi sebagai perantara antara pengembang lokal yang ingin memasarkan produk di Tanah Air atau dipasarkan ke pasar luar negeri. Hal serupa dilakukan untuk produk dari luar Indonesia seperti Tiongkok yang dipersiapkan masuk ke Tanah Air. Selain menerjemahkan ke bahasa lokal, mereka juga memberikan konsultasi mengenai tampilan antarmuka agar sesuai dengan karakteristik pemain di sebuah negara.
Baidu tidak berambisi muluk. "Kami hadir bukan untuk menggantikan Play Store," kata Jianlei. Perusahaan yang dikenal dengan produk peramban (browser), yakni Opera, juga serius menggarap pasar aplikasi di Indonesia. Baru-baru ini mereka meluncurkan Opera Subscription Mobile Store bekerja sama dengan tiga operator telekomunikasi Indonesia, yakni Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat. Cara kerjanya, pengguna hanya perlu membayar biaya langganan sebesar Rp 3.300 hingga Rp 5.500 selama seminggu dan mereka bebas untuk mengunduh aplikasi apa pun di katalog yang disediakan, baik yang gratis maupun yang sebelumnya berbayar.
Menurut Ivollex Hodiny, Growth Director of Asia Opera Software, skema tersebut bisa membantu para pengembang agar karyanya lebih mudah ditemukan dan dipergunakan. Dari sudut pandang operator telekomunikasi, mereka bisa memberi insentif kepada pelanggan dengan menghadirkan konten eksklusif.Saat ini, Opera memiliki koleksi aplikasi sebanyak 300.000 buah untuk diunduh dari situsnya. Hodiny mengatakan, layanan tersebut akan sejalan dengan produk peramban yang memiliki varian berdasarkan kemampuan untuk kompresi data agar pengguna bisa berhemat. Saat ini terdapat 30 juta pengguna Opera di Indonesia, masih jauh di bawah angka pasar aplikasi seperti Play Store.
Masih ada kue yang tersisa dari pasar aplikasi untuk semua. ( Sumber : Kompas 17 September 2015)

Jumat, 18 September 2015

Tips Berjualan Di Tokopedia Agar Cepat Laku

Tips Berjualan Di Tokopedia Agar Cepat Laku

Berjualan di tokopedia itu unik dan sebenarnya sangat menyenangkan, kenapa? karena kita sebagai penjual tidak akan dipungut biaya apapun atas transaksi yang terjadi , memang cara seperti ini mirip dengan situs listing namun Tokopedia bertanggung jawab atas transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli sebagai penengah . Maraknya aksi penipuan belanja online membuat sistem escrow atau rekening bersama merupakan cara tepat untuk menghindari sistem penipuan . Karena faktor inilah , banyak penjual yang menjajakan produknya di tokopedia dengan berharap mendulang kesuksesan dari sana . Memang , banyak penjual di tokopedia yang memiliki omzet puluhan juta hingga ratusan juta rupiah dari hasil “nebeng” di situs orang lain .

Kemudahan yang ditawarkan tokopedia antara lain kita memiliki toko online sendiri yang buka 24 jam x 7 hari tanpa harus memikirkan biaya hosting , biaya seo dan lain-lain . Selain itu , kita tidak direpotkan dari pembeli yang “merepotkan” karena ragu-ragu akan bertransaksi dengan Anda . Jika anda berniat untuk berjualan di tokopedia , dan berharap setiap hari selalu ada minimal 5 penjualan maka anda harus mengikuti tips-tips berikut ini agar penjualan anda di tokopedia berjalan lancar . Berikut tipsnya :
•    Gunakan Foto yang berbeda
Seringkali kita mencari produk tertentu di tokopedia , namun foto produk tersebut sama semua antara satu sama lain sehingga kita dibingungkan karena meskipun foto produknya sama tapi harganya beda-beda . Nah , jika anda ingin berjualan di tokopedia atau situs sejenisnya , ada baiknya untuk menggunakan foto produk yang diambil sendiri . Ini untuk memberikan ciri pada produk Anda , sehingga manakala harga yang anda tawarkan jauh lebih mahal tetap akan menarik calon pembeli .
•    Selalu buka toko lebih awal
Anda jangan berharap akan ada penjualan meskipun harga barang Anda merupakan yang termurah jika toko anda tidak buka . Status keaktifan toko dinyatakan 1 minggu yang lalu atau 2 hari yang lalu akan membuat calon konsumen enggan berbelanja di toko Anda . Beda halnya jika status keaktifan toko anda adalah hari ini maka konsumen akan melirik meskipun harga yang anda tawarkan cenderung mahal .
•    Balas pesan dan diskusi produk secepatnya
Anda dituntut untuk cepat dalam merespon pertanyaan yang diajukan konsumen seperti fitur pesan atau diskusi produk . Kebanyakan penjual tokopedia terkesan acuh , meski dikirim pesan atau diskusi produk tidak dibalas . Meskipun harga barang-barangnya murah kalau penjualnya cuek siapa yang mau belanja disitu ?
•    Hindari No Retur , No Cancel , No Complain
3 N yang sering muncul di deskripsi produk yang dijual di tokopedia ialah  no retur , no cancel , no complain . Kesannya penjual itu tidak mau bertanggung jawab apabila barang sudah sampai di tangan konsumen , tentu konsumen tidak akan komplain jika tidak ada masalah barang yang ia beli . Anehnya, rata-rata penjual di tokopedia menggunakan kata-kata diatas untuk menyangkal keluhan konsumen sehingga konsumenlah yang dirugikan . Kalau anda berjualan ya harus menerima keluhan atau masukan dari pembeli agar bisnis anda terus maju .
•    Cantumkan no hp pada informasi toko
Pihak tokopedia memang tidak mewajibkan anda untuk memajang no ponsel secara terbuka yang bisa dilihat publik . Namun , demi kebaikan ada baiknya anda memasang informasi sejelas mungkin agar pembeli bisa menghubungi anda kapan saja tanpa harus menggunakan fitur yang disediakan situs yang kurang efisien .
•    Aktifkan notifikasi email
Anda tidak bisa menyalakan pc seharian ? nyalakan saja fitur notifikasi email pada ponsel pintar anda supaya anda mendapatkan pemberitahuan dari tokopedia entah penjualan , ada pesan baru , ada diskusi produk terbaru sehingga anda bisa cepat membalas . Sekarang tokopedia sudah menyediakan aplikasi sehingga tidak ada alasan bagi anda untuk telat membalas pesan atau diskusi produk .
•    Jangan perang harga
Apabila anda melihat suatu produk misalnya X dan harga paling murahnya di tokopedia sebesar 40.000 rupiah maka jangan sekali-kali anda menurunkan harga produk tersebut ke level terendah misalnya 38.000 atau nyaris 30.000 rupiah . Memang , anda berpikiran bahwa dengan mendirikan harga murah akan terjadi penjualan dalam jumlah banyak namun itu hanya sesaat . Berjualan bukanlah sekali atau dua kali , namun terus menerus dan cara mendatangkan pembeli melalui banting-bantingan harga merupakan cara salah .

Itulah 7 tips berjualan di tokopedia agar cepat laku , bagi anda seorang pedagang online yang menjadikan sebagai usaha rumahan maka situs tokopedia wajib anda coba agar jaring-jaring pemasaran bisa meluas (sumber : http://onlinerumahan.blogspot.co.id/2014/11/7-tips-berjualan-di-tokopedia-agar.html)

Sabtu, 29 Agustus 2015

Bisnis Online Dropship, Bisnis Online Murah Meriah dan Menarik



Bisnis Online Dropship, Bisnis Online Murah Meriah dan Menarik

Saat ini sedang marak bisnis reseller menggunakan sistem dropship. Sudah pernah dengar bisnis ini? Sistem dropship adalah suatu teknik dimana reseller memasarkan produk orang lain tanpa harus menyimpan stok barang tetapi langsung mentransfer pemesanan dan detail pengiriman ke pabrik atau ke distributor. Meskipun pengiriman barang dilakukan oleh pabrik atau distributor, pengirim tetap atas mencantumkan nama reseller sebagai pengirimnya. Reseller mendapat laba dari perbedaan harga pabrik dengan harga eceran. Jadi disni reseller bisa dibilang tidak bermodal paling cuma modal katalog atau website (bisa pake website gratis). Mirif dengan dengan affiliate marketing.
Bisnis ini akan lebih menarik lagi, kalau anda bekerja dengan memanfaatkan Software, yakni Tokopedia Sceaper.  

https://account.ratakan.com/aff/go/harmenharmen/?i=526

Tokopedia Scraper. Sudah pernah dengar Tokopedia kan? Saat ini Tokopedia adalah tambang baru bagi penggiat bisnis Online dan sekaligus merupakan tren baru dalam berbisnis online terutama online shop. Bayangkan lebih dari 5 juta produk dari berbagai UKM ada di tokopedia. Kalau anda mampu jadi pemasar yang baik dan dapat menjualkan produk mereka, maka semua para pemilik produk itu akan berterima kasih pada anda dan anda pasti dapat komisi.
Jadi yang anda butuhkan adalah suatu software yang bisa membantu anda untuk mejadi pemasar yang baik bagi produk-produk tersebut, terlepas sebagai Dropship, atau sekedar memasarkannya saja atau anda membuka Toko Online dengan produk mereka bahkan dengan harga yang sudah anda sesuaikan. Anda tidak perlu proses penjualannya, biarkan para pelanggan anda bertransaksi dengan pemilik barang; anda tinggal dapat komisi atau selisih harga mereka dengan harga yang anda tawarkan. Semua itu anda bisa lakukan dengan software TOKOPEDIA SCRAPER.

Anda memang harus kerja sama dengan pemilik barang dan kalau sudah oke barulah anda membangun Toko Online Anda dengan Software ini. Bagi anda sebagai Dropshipper pekerjaan ini sungguh sederhana dan tidak ribet, dan bagi para Sipplier mereka akan senang karena produk mereka akan lebih laris. Sama-sama Untung. Bagi anda sendiri bisa membuat Toko Online anda sebanyak ayng anda mau, ya hanya langitlah yang jadi batasnya. Cara kerja Software LANGKA ini Bisa Mengupload Ribuan Produk Siap Jual Tanpa Perlu Campur Tangan Anda Lagi meskipun Anda tinggal Tidur... dan komisi jalan terus...
UNTUK INFO LEBIH LANJUT DENGAN TOKOPEDIA SCRAPER KLIK DISINI